ada setetes rindu dalam darahku...
mencairkan resah yang membeku
tersirat seutas kasih dalam nadimu...
mengikat erat amarah yang terpecah
resahku,,
murkamu,,
perlahan surut seperti ombak yang berdesir
perlahan di bibir pantai
ahh,,,, andai kau bisa merasakannya
kita bukan saja satu
hanyalah seonggok daging bernyawa yang berjalan tertatih demi menemukan arti hidup. belajar dan terus belajar, mencoba menangkap figura kehidupan dengan mengacak huruf-huruf yang ku kenal menjadi seutas kalimat. bismillahirrahmanirrahim...
Selasa, 11 Januari 2011
...
sayang, aku ingin bercerita, sedikit tentang lelahku..
ku tau kau pun juga, lelah.. teramat lelah
sayang, ada airmata lagi malam ini
yang jadi saksi kegundahan hati
kurasa kau pun sama, resah...
masih sanggupkah kau, sayang?
masih tersisakah tenagamu?
masih kuatkah kakimu?
aku mengerti, bahkan sangat mengerti kamu, sayang..
dengan semua ini,, lelahmu,,
gundahmu, takutmu..
semua milikku juga.
kita sama, bukan?
kuatkah jika kita bersama?
genggam tanganku, jangan lepaskan..
rangkul pundakku, saling menopang..
biar kalah lelah itu...
berjalan disampingku..
tersenyumlah..
biar sirna resah itu..
sayang,,
jangan biarkan air mata ini terjatuh lagi..
tanpa senyuman di hati...
ku tau kau pun juga, lelah.. teramat lelah
sayang, ada airmata lagi malam ini
yang jadi saksi kegundahan hati
kurasa kau pun sama, resah...
masih sanggupkah kau, sayang?
masih tersisakah tenagamu?
masih kuatkah kakimu?
aku mengerti, bahkan sangat mengerti kamu, sayang..
dengan semua ini,, lelahmu,,
gundahmu, takutmu..
semua milikku juga.
kita sama, bukan?
kuatkah jika kita bersama?
genggam tanganku, jangan lepaskan..
rangkul pundakku, saling menopang..
biar kalah lelah itu...
berjalan disampingku..
tersenyumlah..
biar sirna resah itu..
sayang,,
jangan biarkan air mata ini terjatuh lagi..
tanpa senyuman di hati...
tentang warna
dimana merah?
biru menghilang
hijau lenyap
hey,, kemana kau kuning?
jangan tinggalkan aku
aku masih butuh kalian!
oranye, kembali!
pink, jangan pergi...
ungu, tetaplah disini
temani aku
aku gak' mau sendiri
aku benci gelap!
kenapa kalian pergi?
bosankah warnai duniaku?
kini tinggal hitam dan putih,, sepi...
duniaku kelabu...
aku butuh kalian.. kembalilah!!
warnai duniaku!!!
biru menghilang
hijau lenyap
hey,, kemana kau kuning?
jangan tinggalkan aku
aku masih butuh kalian!
oranye, kembali!
pink, jangan pergi...
ungu, tetaplah disini
temani aku
aku gak' mau sendiri
aku benci gelap!
kenapa kalian pergi?
bosankah warnai duniaku?
kini tinggal hitam dan putih,, sepi...
duniaku kelabu...
aku butuh kalian.. kembalilah!!
warnai duniaku!!!
puisi anak langit
aku anak langit
biru memutih kala pagi
merona kala senja
dan memudar gelap kala malam
aku anak langit
tak pernah sendiri
senang bercengkrama dengan angin
berkejaran bersama awan
ditemani mentari yang selalu setia pada bulan dan bintang
aku anak langit
luas membentang
tanpa penopang
aku anak langit
aku anak langit
aku anak langit
biru memutih kala pagi
merona kala senja
dan memudar gelap kala malam
aku anak langit
tak pernah sendiri
senang bercengkrama dengan angin
berkejaran bersama awan
ditemani mentari yang selalu setia pada bulan dan bintang
aku anak langit
luas membentang
tanpa penopang
aku anak langit
aku anak langit
aku anak langit
Langganan:
Postingan (Atom)