Jumat, 23 Juli 2010

Bend the rules

Bagaimana mesti memperjuangkan hidup sedang hidup dijalankan untuk direkayasa...

Seperti berita di dalam televisi, ada tertawa dan ada duka. Bahagia dan bencana yang tipis sekali bedanya, hanya terpisah oleh pembawa berita.
Bicara popularitas, menjadi bintang, bicara obsesi yang gak pernah ada habisnya..

Muak terus mengalah, mengalah yang tak jadi pemenang. Menjadi invisible enemy demi diri sendiri. Bersahabat dengan semua mimpi, yang gak pernah bisa bicara, yang gak mengerti lawannya..
bicara sendiri dan semaunya. membuat banyak pertanyaan lalu menjawabnya sendiri juga.

Bebaskan saja ini jalan hidupku. gak mau terikat ikutan aturan......
Seperti disini berjuang untuk didengar, bukan berlomba terus mengalah,
Jika gak pernah bisa bicara, dibebaskan saja.....!!!
Membiarkan hidup merdeka agar masa depan menjadi nyata adanya.




SLANK - FREEDOM Not 4 Sale


semua barang kau hargai ...
dan kau tukar dengan uang ...
semua orang kau nilai ...
dan kau jejali dengan uang ... Uang ...

hukum untuk orang kaya ...
bisa kau tambal dengan uang ...
demokrasi ’tuk penguasa ...
politix s’lalu penuh uang ... CURANG !

mungkin kau bisa membayar segalanya ...
tapi ’gak bisa ... membeli kebenaran !
ya kau bisa ... lunasi segalanya ...
pasti gak bisa ... membeli kebebasan ... AKU !


SAYBIA - Bend The Rules

I'm used to being scared, from time to time (aku terbiasa dalam ketakutan dari waktu ke waktu)
Used to redefining, my way of life (Mendefenisikan ulang jalan hidupku)
'Cause nothing really stays the same (Karena tidak ada kepastian yang sama)
Nothing ever will (tidak pernah ada)

But lately I have come, to realize (tetapi akhir_akhir ini aku menyadarinya)
That voice inside my head, belongs to me (bahwa suara di dalam kepalaku adalah milikku)
Now everything is pros, and cons(sekarang segala sesuatunya menjadi Pro dan Kontra)
Ignorance is gone (Kebodohan/ Kedunguan pun hilang)

I'm clinging to my time (aku berpegang teguh pada waktuku)

There's something in the air, I breathe tonight (Ada sesuatu di udara, aku bernafas malam ini)
Everything gets stock, in black and white (semuanya tersedia dalam hitam dan putih)
Everything is ups, and downs (semuanya naik dan turun)
Every single thing (semuanya 1 hal)

(Chorus 1)
Back in the days, when we were Gods (kembali ke hari dimana kami adalah Tuhan)
And we took everything for granted - for granted (dan kami mengambil semuanya untuk dikabulkan)
And we were wild, and we were young (dan kami menjadi liar, dan kami masih muda)
We bent the rules, and took our chances - our chances (Kami membengkokkan aturan" dan mengambil kesempatan' kami)

But I'm not really close, to giving in (Tapi aku tidak benar' dekat untuk menyampaikannya)
I'm fighting every pound, and every inch (aku berjuang setiap pound dan setiap incinya)
Losing every day I live (Kehilangan setiap hari dalam hidupku)
Every single day (Setiap hari)

But I don't wanna feel, the way I do (Tapi aku tidak ingin merasakan jalan apa yang aku pilih)
I don't wanna say, the things I do (Aku tidak ingin mengatakan tentang sesuatu hal yag aku lakukan)
I just wanna stay right here (aku hanya ingin tetap berada disini)
Blinded but sincere (Membutakan tapi tetap tulus)

(Chorus 2)
These are the days, when we are Gods (Ini adalah hari dimana kami adalah Tuhan)
And we take everything for granted - for granted (Dan kami mengambl semuanya untuk mengabulkan)
And we are wild, and we are young (Dan kami liar dan muda)
We fuck the rules, and take our chances - our chances (Kami menghancurkan/ menentang aturan dan mengambil kesempatan' kami)

2 komentar: